10 Praktik Terbaik bagi Pemula Kripto

Investasi kripto bisa sangat menguntungkan, bahkan bagi pemula, tetapi tidak lepas dari risiko. Anda mungkin tergiur oleh kisah investor pemula yang meraup untung besar dalam semalam, padahal fluktuasi harga yang cepat juga dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan. Memprediksi tren pasar pun sulit bagi siapa saja, terutama bagi mereka yang minim atau belum punya pengalaman.
Sebelum mempertaruhkan dana Anda, sebaiknya kenali sepuluh praktik terbaik bagi pemula kripto. Dalam panduan ini, kami membahas hal-hal mendasar seperti mempelajari dasar teknologi, meneliti aset kripto dan exchange, strategi investasi yang efektif bagi pemula, serta cara menghindari penipuan.
1. Gunakan sumber tepercaya untuk mempelajari dasar teknologi

Sebelum terjun ke perdagangan kripto, Anda perlu memahami dasar-dasarnya. Komponen terpenting yang harus dipahami adalah aset kripto, teknologi blockchain, dan dompet kripto.
Bitcoin mungkin merupakan aset kripto yang paling dikenal, tetapi ada ribuan aset kripto lain dengan tujuan dan fungsi yang berbeda. Teknologi blockchain menggerakkan perdagangan kripto, sedangkan dompet kripto memungkinkan individu menyimpan dan mengelola aset kripto mereka dengan aman.
Anda dapat mengikuti berita terbesar di dunia kripto melalui bagian berita Coin360 untuk mendapatkan kabar dan perkembangan terbaru di dunia blockchain. Anda juga dapat memahami teknologi di balik kripto melalui sumber gratis seperti kursus Blockchain and Money dari MIT OpenCourseWare.
2. Gunakan exchange kripto yang bereputasi baik
Exchange kripto adalah pasar online tempat Anda dapat menjual, membeli, dan memperdagangkan aset kripto. Anda juga dapat menyimpan kripto di beberapa platform exchange, meskipun dompet kripto jauh lebih aman (dibahas lebih lanjut nanti).
Dua jenis utama exchange adalah Decentralized Exchange (DEX) dan Centralized Exchange (CEX). DEX menawarkan fleksibilitas lebih besar dan biaya yang sedikit lebih rendah, tetapi CEX lebih ramah pengguna bagi pemula dan biasanya memiliki mekanisme keamanan serta kepatuhan regulasi yang kuat.
Beberapa exchange paling populer bagi pemula kripto antara lain Binance, Coinbase, OKX, Bybit, dan Kraken. Anda dapat menganalisis data seperti volume perdagangan, biaya perdagangan, dan perubahan nilai dari exchange terverifikasi menggunakan heatmap exchange kripto kami.
3. Dapatkan wawasan pasar dari indikator kripto
Indikator kripto menggunakan algoritma kompleks untuk menganalisis data seperti harga, sentimen pasar, dan volume perdagangan guna memprediksi nilai berbagai aset kripto di masa depan. Dengan memahami cara membaca data dari indikator yang kredibel, Anda dapat memperoleh gambaran tentang waktu terbaik untuk membeli atau menjual.
Coin 360 Heatmap kami menampilkan data real-time untuk 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Di sini, Anda dapat menemukan informasi tentang harga saat ini, perubahan harga dalam 24 jam terakhir, pasokan beredar, tren harga tujuh hari, dan lainnya.
4. Teliti berbagai aset kripto
Menurut beberapa sumber, kini ada lebih dari 13.000 aset kripto yang beredar. Sebelum berinvestasi pada salah satunya, Anda perlu melakukan analisis fundamental, yang mencakup pengecekan indikator kripto serta pendalaman tim, riwayat, teknologi, dukungan komunitas, dan potensi pasar dari aset kripto yang menarik minat Anda.
Anda dapat mulai meneliti aset kripto tertentu dengan menjelajahi situs web resminya dan membaca whitepaper-nya. Anda juga sebaiknya memeriksa berita terbaru, ulasan, dan diskusi komunitas untuk memahami potensi pasar suatu aset kripto.
5. Pertimbangkan strategi jangka panjang yang sederhana (HODLing)

Berinvestasi pada aset kripto yang volatil dengan harapan cepat kaya bisa berisiko, dan fluktuasi pasar yang cepat terkenal sulit diprediksi – terutama pada koin yang kurang dikenal.
Strategi investasi jangka panjang yang sederhana dan efektif bagi pemula adalah HODL (hold on for dear life), yaitu menyimpan kripto Anda dalam jangka panjang meskipun pasar berfluktuasi. Teorinya, nilai kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum cenderung naik secara bertahap dari waktu ke waktu. Jadi, Anda mungkin ingin HODL beberapa kripto yang 'aman' sekaligus berinvestasi pada kripto yang lebih berisiko tetapi berpotensi lebih menguntungkan. Ingat – jangan pernah berinvestasi lebih dari yang sanggup Anda tanggung kerugiannya.
6. Dollar-cost averaging
Dollar-cost averaging adalah strategi sederhana yang melibatkan pembelian kripto dalam jumlah kecil sesuai jadwal tertentu, alih-alih mencoba menebak waktu pasar. Misalnya, menginvestasikan $50 per minggu pada kripto yang sama memungkinkan Anda membeli lebih banyak saat harga rendah dan lebih sedikit saat harga tinggi. Cara ini mengurangi risiko salah waktu sekaligus meredam dampak fluktuasi harga.
7. Diversifikasi portofolio Anda
Diversifikasi portofolio berarti berinvestasi pada berbagai aset kripto, bukan mempertaruhkan seluruh investasi Anda pada satu koin. Dengan berinvestasi pada beberapa aset kripto, dampak penurunan nilai koin tertentu dapat diimbangi oleh kenaikan nilai koin lainnya.
Anda juga dapat memanfaatkan berbagai strategi investasi untuk lebih mengurangi risiko finansial. Selain dollar-cost averaging dan HODLing, strategi yang umum meliputi swing trading, day trading, scalping, dan arbitrage trading.
8. Pilih dompet kripto yang paling sesuai

Dompet kripto menyediakan tempat yang aman untuk menyimpan, mengirim, dan menerima aset kripto Anda. Jenis dompet yang paling umum adalah 'hot wallet' dan 'cold wallet'. Karena terhubung ke internet, hot wallet biasanya menawarkan kemudahan terbesar. Sebaliknya, cold wallet yang tidak terhubung ke internet dianggap sebagai opsi penyimpanan jangka panjang yang paling aman. Ledger dan Trezor termasuk pengembang dompet tepercaya yang paling dikenal.
9. Pelajari cara mengenali penipuan
Sifat pasar kripto yang terdesentralisasi dan tidak diatur membuatnya sangat menarik bagi penipu. Para penipu menggunakan lowongan kerja palsu, dukungan selebritas buatan AI, hype media, bahkan ancaman pemerasan untuk memaksa korbannya mentransfer kripto. Setelah selesai, transfer kripto tidak dapat dibatalkan.
Penipuan kripto umum lainnya meliputi phishing, skema pump-and-dump, serta penggunaan exchange dan dompet palsu.
10. Ambil profit
Anda perlu menyusun strategi untuk menentukan kapan mengambil profit, menahan, atau menjual koin yang merugi sebelum kerugian menumpuk. Pendekatan yang cerdas adalah menginvestasikan kembali profit dari kripto yang volatil ke koin yang lebih 'aman' dan kurang berisiko dalam jangka panjang. Strategi ini meminimalkan risiko akibat paparan terhadap potensi penurunan pasar dan keputusan yang didorong emosi.